.::dare to be different::.

Assalamualaikum W.B.T

Alhamdulillah, semester kedua sudah bermula hari Isnin lalu. Nampaknya, perjuangan saya di bumi Sydney sudah hampir sampai ke penghujungnya. InsyaAllah, hujung tahun ni saya akan meninggalkan bumi Kanggaru ini dan meneruskan sisa perjuangan sebagai seorang mahasiswi di tanah air pula. Walaupun rasa gembira kerana akhirnya dapat bersama keluarga dan orang-orang tersayang di tanah air, rasa rindu dan sayu untuk meninggalkan tanah orang tetap ada. Tapi saya yakin, perjalanan yang diatur Allah inilah yang terbaik untuk saya.

Detik demi detik pun berlalu dan saya pun takkan mungkin menjadi lebih muda. Peningkatan usia ini menuntut saya untuk memperbaiki diri menjadi seorang yang lebih matang, lebih jelas matlamat hidup dan lebih berwawasan untuk berjaya. "This is not something that I want to be" rather "it is what I should be"...insyaAllah.

Nampaknya, kisah anak singa yang saya baca itu sungguh mempengaruhi saya. Saya tak pernah menjadi semotivasi begini untuk terus maju ke hadapan tanpa menoleh sedikit pun ke belakang. Tapi saya tahu, kekuatan itu bukanlah sebenarnya datang dari cerita itu tapi hanyalah dari-Nya. Dialah yang telah mencampakkan kekuatan itu ke dalam jiwa saya dan saya sangat bersyukur untuk itu.

Saya pernah katakan yang perubahan ini menuntut pengorbanan yang besar bagi saya terutamanya berkaitan emosi. Dan ia sangat benar. Kalau dulu saya seorang yang pesimis, kini saya belajar untuk menjadi optimis. Kalau dulu saya seorang yang sensitif, kini saya belajar untuk menjadi seorang yang "tak de perasaan". Kalau dulu saya seorang yang sangat conscious tentang people's perception, kini saya belajar menjadi seorang yang "never think too much". Mungkin bagi sebahagian orang, apa yang saya sedang lakukan ini tidak sesukar mana pun. Tapi bagi seseorang yang sudah sebati dengan sifat-sifat begitu, berubah menjadi seseorang yang benar-benar berbeza bukanlah sesuatu yang mudah. Sometimes, I even feel like "it's not me". Tapi saya percaya, saya bukanlah membuat sesuatu yang sia-sia. Saya yakin dengan apa yang saya lakukan sekarang. Walaupun proses perubahan itu mungkin mengambil masa yang panjang, asalkan saya istiqamah, insyaAllah saya pasti juga sampai ke destinasi yang saya sasarkan. Itulah doa saya.

Dan hari demi hari, saya juga semakin yakin yang saya mampu lakukan sesuatu. Kalau pun saya tidak memberi banyak manfaat kepada orang lain, sekurang-kurangnya saya harus bermanfaat kepada diri sendiri kerana diri saya juga punya hak yang harus ditunaikan. Saya akan terus berdoa supaya pemukiman saya yang berbaki kurang 5 bulan ini mampu dimanfaatkan sepenuhnya...insyaAllah.

Salam~

p/s: saya rasa saya perlu menulis apa yang saya belajar setiap hari...in the school of life ;)

4 comments:

Anonymous said...

Wah! Kagum!
Terus terus terus maju ke hadapan.. :)
Saya doakan yang baek-baek untuk Rien.. :)

rienmiel said...

Tengs cik ati =)

syarafina shukor said...

Gud luck!!!!

: )

rienmiel said...

to fina:
tengs...

(remember takuya kimura in pride?... the "hand-on-chest" style..hehe)